Department of Meteorological Services Uganda Pelajari Layanan Meteorologi Penerbangan di Stasiun Meteorologi Kelas I Soekarno-Hatta
July 11, 2026
Soetta Superteam
Berita
Tangerang, 11 Juli 2026 – Stasiun Meteorologi Kelas I Soekarno-Hatta menerima kunjungan delegasi Department of Meteorological Services (DMS) Uganda dalam rangka studi banding dan pertukaran pengetahuan mengenai penyelenggaraan layanan meteorologi penerbangan. Kunjungan ini menjadi wadah untuk berbagi pengalaman terkait operasional layanan meteorologi penerbangan yang mendukung keselamatan, keteraturan, dan efisiensi penerbangan sipil.
Dokumentasi Diskusi dan Foto Bersama
Delegasi disambut oleh jajaran tim Stasiun Meteorologi Kelas I Soekarno-Hatta, dilanjutkan dengan pemaparan mengenai profil, tugas, dan fungsi stasiun sebagai Unit Pelaksana Teknis BMKG yang bertanggung jawab menyelenggarakan layanan meteorologi penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Dalam sesi tersebut dijelaskan peran stasiun dalam melaksanakan pengamatan meteorologi, analisis dan prakiraan cuaca penerbangan, serta penyediaan informasi meteorologi sesuai standar internasional.
Kunjungan di Ruang Analisa dan Prakiraan
Delegasi kemudian mengunjungi Ruang Analisa dan Prakiraan Meteorologi Penerbangan untuk melihat secara langsung proses penyusunan informasi cuaca penerbangan. Tim forecaster menjelaskan pelaksanaan fungsi Meteorological Watch Office (MWO), yaitu pemantauan secara berkelanjutan terhadap fenomena cuaca signifikan yang berpotensi memengaruhi keselamatan penerbangan di area ruang udara. Delegasi memperoleh penjelasan mengenai proses analisis data meteorologi dari berbagai sumber, seperti pengamatan permukaan, radar cuaca, sistem peralatan windshear serta model prediksi numerik cuaca, yang menjadi dasar penerbitan informasi meteorologi penerbangan, termasuk peringatan cuaca signifikan bagi wilayah tanggung jawab pelayanan.
Agenda dilanjutkan ke Ruang Observasi Meteorologi, tempat delegasi menyaksikan proses pengamatan unsur-unsur cuaca di bandar udara serta penyusunan laporan meteorologi penerbangan, seperti METAR dan SPECI serta pengamatan udara atas, Radiosonde dan Pibal. Tim observasi menjelaskan prosedur pengamatan, verifikasi data, hingga penyebarluasan informasi cuaca secara real-time yang dilaksanakan selama 24 jam untuk memenuhi kebutuhan operasional penerbangan.
Kunjungan di Ruang Observasi dan Taman Alat Meteorologi
Selanjutnya, delegasi meninjau Taman Alat Meteorologi, yang menjadi lokasi pemasangan berbagai instrumen pengamatan cuaca baik konvensional maupun otomatis yang digunakan untuk menghasilkan data meteorologi berkualitas sebagai dasar layanan informasi udara permukaan dan cuaca penerbangan.
Kegiatan diakhiri dengan sesi diskusi yang berlangsung aktif antara delegasi DMS Uganda dan tim Stasiun Meteorologi Kelas I Soekarno-Hatta. Diskusi membahas aspek teknis pengoperasian instrumen meteorologi, metode pengamatan, proses pengolahan data, pemeliharaan dan kalibrasi peralatan, serta implementasinya dalam mendukung layanan meteorologi penerbangan. Pertukaran pengalaman tersebut memberikan gambaran mengenai praktik operasional yang diterapkan oleh masing-masing institusi dalam menyediakan layanan meteorologi yang memenuhi standar internasional. Kegiatan ini juga mencerminkan komitmen BMKG dalam mendukung penguatan kerja sama internasional di bidang meteorologi demi terwujudnya layanan informasi cuaca penerbangan yang semakin andal, akurat, dan berorientasi pada keselamatan penerbangan. [Rozi]